FoLLoW YouR HeaRT
BeCauSe
YouR HeaRT iS THe RiGhT GuiDe...
MiNd iS So LiMiTeD!!!

~Khalil Gibran~


   

<< July 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31






















.


Pineleng Groups:
Click here to join Pineleng
Click to join Pineleng
SFC:
Click here to join sherinasfans
Click to join sherinasfans
TiMe N DaTe :

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed

--Butterfly by Outlaw--
Layout by Monique

BLOGDRIVE
TEMPLATES


Tuesday, July 24, 2007
TERIMA KASIH TUHAN

TERIMA KASIH TUHAN


Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat
menemaniku
dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu
ruang
kerja

penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti
di depan
ruang kerja pertama dan berkata, " Ini adalah Seksi Penerimaan.
Disini,
semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".
Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat
ini begitu
sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh
permohonan
yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang
panjang
lalu
sampailah kami pada ruang kerja kedua.
Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan
Pengiriman. Disini
kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim
ke


manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak
malaikat
yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan
yang
dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung
terjauh
koridor
panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang
sangat
kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang
duduk
disana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi
Pernyataan
Terima
Kasih",


kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu.

"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?",
tanyaku.

"Menyedihkan" , Malaikat-ku menghela napas. " Setelah
manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit
manusia yang
mengirimkan pernyataan terima kasih".

"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?",
tanyaku.

"Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima
kasih, Tuhan
".

"Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku.
Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan
di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas
kepalamu dan
tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk
dunia ini.

"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang
receh,
maka
engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.

"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau
adalah
bagian
dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak
kesehatan
daripada kesakitan ... engkau lebih dirahmati daripada begitu
banyak
orang
di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang,
kesepian
dalam
penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat
sangat ....
Maka e ngkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".

"Jika engkau dapat menghadiri Gereja atau pertemuan religius
tanpa ada
ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau
kematian ...
maka engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang di dunia.

"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam
ikatan pernikahan ...
maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.

"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,
maka engkau bukanlah
seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan
semua mereka yang berada
dalam keraguan dan keputusasaan.

"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau
menerima rahmat ganda,
yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu
berpikir bahwa engkau
orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa,
engkau lebih dirahmati
daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang
bahkan tidak dapat membaca
sama sekali".


TUHAN MEMBERKATI!

Posted at 12:13 am by Venesia

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry