FoLLoW YouR HeaRT
BeCauSe
YouR HeaRT iS THe RiGhT GuiDe...
MiNd iS So LiMiTeD!!!

~Khalil Gibran~


   

<< July 2007 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
01 02 03 04 05 06 07
08 09 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30 31






















.


Pineleng Groups:
Click here to join Pineleng
Click to join Pineleng
SFC:
Click here to join sherinasfans
Click to join sherinasfans
TiMe N DaTe :

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed

--Butterfly by Outlaw--
Layout by Monique

BLOGDRIVE
TEMPLATES


Tuesday, July 24, 2007
Jadikan Aku Seperti Yang Kau Ingini

Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang
petani. Batang
bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu
lainnya.

Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu.

Dia berkata kepada batang bambu," Wahai bambu, maukah engkau
kupakai
untuk
menjadi pipa saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi
sawahku?"

Batang bambu menjawabnya, "Oh tentu aku mau bila dapat berguna
bagi
engkau,
Tuan. Tapi ceritakan apa yang akan kau lakukan untuk membuatku
menjadi
pipa
saluran air itu."

Sang petani menjawab, "Pertama, aku akan menebangmu untuk
memisahkan
engkau
dari rumpunmu yang indah itu. Lalu aku akan membuang
cabang-cabangmu
yang
dapat melukai orang yang memegangmu. Setelah itu aku akan
membelah-belah
engkau sesuai dengan keperluanku. Terakhir aku akan membuang
sekat-sekat

yang ada di dalam batangmu, supaya air dapat mengalir dengan
lancar.
Apabila
aku sudah selesai dengan pekerjaanku, engkau akan menjadi pipa
yang akan
mengalirkan air untuk mengairi sawahku sehingga padi yang
kutanam dapat
tumbuh dengan subur."

Mendengar hal ini, batang bambu lama terdiam..... , kemudian dia
berkata
kepada petani, "Tuan, tentu aku akan merasa sangat sakit ketika
engkau
menebangku. Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang
cabang-cabangku,
bahkan lebih sakit lagi ketika engkau membelah-belah batangku
yang indah
ini, dan pasti tak tertahankan ketika engkau mengorek-ngorek
bagian
dalam
tubuhku untuk membuang sekat-sekat penghalang itu. Apakah aku
akan kuat
melalui semua proses itu, Tuan?"

Petani menjawab batang bambu itu, " Wahai bambu, engkau pasti
kuat
melalui
semua itu, karena aku memilihmu justru karena engkau yang paling
kuat
dari
semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah."

Akhirnya batang bambu itu menyerah, "Baiklah, Tuan. Aku ingin
sekali
berguna
bagimu. Ini aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dengan yang
kau
kehendaki."

Setelah petani selesai dengan pekerjaannya, batang bambu indah
yang dulu

hanya menjadi penghias halaman rumah petani, kini telah berubah
menjadi
pipa
saluran air yang mengairi sawahnya sehingga padi dapat tumbuh
dengan
subur
dan berbuah banyak.

Pernahkah kita berpikir bahwa dengan masalah yang datang silih
berganti
tak
habis-habisnya, mungkin Allah sedang memproses kita untuk
menjadi indah
di
hadapan-Nya? Sama seperti batang bambu itu, kita sedang ditempa,
Allah
sedang membuat kita sempurna untuk di pakai menjadi penyalur
berkat. Dia

sedang membuang kesombongan dan segala sifat kita yang tak
berkenan
bagi-Nya. Tapi jangan kuatir, kita pasti kuat karena Allah tak
akan
memberikan beban yang tak mampu kita pikul. Jadi maukah kita
berserah
pada
kehendak Allah, membiarkan Dia bebas berkarya di dalam diri kita
untuk
menjadikan kita alat yang berguna bagi-Nya?

Seperti batang bambu itu, mari kita berkata, " Ini aku Allah,
perbuatlah
sesuai dengan yang Kau kehendaki."


Posted at 01:15 pm by Venesia

 

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments




Previous Entry Home Next Entry