FoLLoW YouR HeaRT
BeCauSe
YouR HeaRT iS THe RiGhT GuiDe...
MiNd iS So LiMiTeD!!!

~Khalil Gibran~


   

<< August 2008 >>
Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
 01 02
03 04 05 06 07 08 09
10 11 12 13 14 15 16
17 18 19 20 21 22 23
24 25 26 27 28 29 30
31






















.


Pineleng Groups:
Click here to join Pineleng
Click to join Pineleng
SFC:
Click here to join sherinasfans
Click to join sherinasfans
TiMe N DaTe :

If you want to be updated on this weblog Enter your email here:



rss feed

--Butterfly by Outlaw--
Layout by Monique

BLOGDRIVE
TEMPLATES


Friday, July 27, 2007
Bimbang

God's I Miss U So Much

Posted at 05:03 pm by Venesia
Make a comment  

Tuesday, July 24, 2007
What Is Love?

Apakah kamu pernah mencintai seseorang?
tentu saja pernah...
apa yang kamu rasakan saat cintamu
terbalas?
apa yang kamu rasakan saat cintamu
tidak terbalas?
kamu pasti mengerti.. tidak mudah
untuk dapat mencintai seseorang ...

apakah kamu pernah merasa dicintai
oleh orang lain?
kadang orang tidak menyadari saat
mencintai
ataupun dicintai oleh orang lain...
ada pula yang menyia-nyiakan cinta
yang diberikan oleh
orang lain..
cinta pasti ada pengorbanan. ..
jika seseorang telah berani mengambil
keputusan
dan menyatakan cinta nya kepada mu..,
itu berarti dia benar-benar menyayangi
mu...
berbahagialah jika ada seseorang yang
mencintai kamu...
syukurilah.. dan hargailah cinta nya
itu...
jangan kau sia-siakan cintanya..
karena tak mudah bisa mendapatkan
cinta dari seseorang ...

Posted at 10:29 pm by Venesia
Make a comment  

Letak Kekuatan

LETAK KEKUATAN

*Ada kekuatan di dalam kasih, dan orang yang sanggup mengasihi
adalah
orang yang kuat karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk
mementingkan diri sendiri.
*Ada kekuatan dalam sukacita, dan orang yang bersukacita adalah
orang
yang kuat karena ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan
cobaan.
*Ada kekuatan di dalam damai sejahtera, dan orang yang dirinya
penuh
damai sejahtera adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah
tergoyahkan dan tidak mudah diombang-ambingkan.
*Ada kekuatan di dalam kesabaran, dan orang yang sabar adalah
orang yang
kuat karena ia sanggup menanggung segala sesuatu dan ia tidak
pernah
merasa disakiti.
*Ada kekuatan di dalam kemurahan, dan orang yang murah hati
adalah orang
yang kuat karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya
untuk
melakukan yang baik bagi sesamanya.
*Ada kekuatan di dalam kebaikan, dan orang yang baik adalah
orang yang
kuat karena ia bisa selalu mampu melakukan yang baik gagi semua
orang.
*Ada kekuatan di dalam kesetiaan, dan orang yang setia adalah
orang yang
kuat karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi
kengan
kesetiaannya kepada Allah dan sesama.
*Ada kekuatan di dalam kelemahlembutan, dan orang yang lemah
lembut
adalah orang yang kuat karena ia bisa menahan diri untuk tidak
membalas
dendam.
*Ada kekuatan di dalam penguasaan diri, dan orang yang bisa
menguasai
diri adalah orang yang kuat karena ia bisa mengendalikan segala
nafsu
keduniawian.

Disitulah semua letak-letak dimana kekuatan sejati berada. Dan
sadarlah
bahwa kita juga memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi segala
masalah
kita. Dimanapun juga, seberat dan serumit apapun juga.

" Tetapi buah Roh ialah : kasih, sukacita, damai sejahtera,
kesabaran,
kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan
diri. Tidak
ada hukum yang menentang hal-hal itu." (Galatia 5 : 22-23)

Posted at 05:36 pm by Venesia
Make a comment  

Jadikan Aku Seperti Yang Kau Ingini

Sebatang bambu yang indah tumbuh di halaman rumah seorang
petani. Batang
bambu ini tumbuh tinggi menjulang di antara batang-batang bambu
lainnya.

Suatu hari datanglah sang petani yang empunya pohon bambu itu.

Dia berkata kepada batang bambu," Wahai bambu, maukah engkau
kupakai
untuk
menjadi pipa saluran air, yang sangat berguna untuk mengairi
sawahku?"

Batang bambu menjawabnya, "Oh tentu aku mau bila dapat berguna
bagi
engkau,
Tuan. Tapi ceritakan apa yang akan kau lakukan untuk membuatku
menjadi
pipa
saluran air itu."

Sang petani menjawab, "Pertama, aku akan menebangmu untuk
memisahkan
engkau
dari rumpunmu yang indah itu. Lalu aku akan membuang
cabang-cabangmu
yang
dapat melukai orang yang memegangmu. Setelah itu aku akan
membelah-belah
engkau sesuai dengan keperluanku. Terakhir aku akan membuang
sekat-sekat

yang ada di dalam batangmu, supaya air dapat mengalir dengan
lancar.
Apabila
aku sudah selesai dengan pekerjaanku, engkau akan menjadi pipa
yang akan
mengalirkan air untuk mengairi sawahku sehingga padi yang
kutanam dapat
tumbuh dengan subur."

Mendengar hal ini, batang bambu lama terdiam..... , kemudian dia
berkata
kepada petani, "Tuan, tentu aku akan merasa sangat sakit ketika
engkau
menebangku. Juga pasti akan sakit ketika engkau membuang
cabang-cabangku,
bahkan lebih sakit lagi ketika engkau membelah-belah batangku
yang indah
ini, dan pasti tak tertahankan ketika engkau mengorek-ngorek
bagian
dalam
tubuhku untuk membuang sekat-sekat penghalang itu. Apakah aku
akan kuat
melalui semua proses itu, Tuan?"

Petani menjawab batang bambu itu, " Wahai bambu, engkau pasti
kuat
melalui
semua itu, karena aku memilihmu justru karena engkau yang paling
kuat
dari
semua batang pada rumpun ini. Jadi tenanglah."

Akhirnya batang bambu itu menyerah, "Baiklah, Tuan. Aku ingin
sekali
berguna
bagimu. Ini aku, tebanglah aku, perbuatlah sesuai dengan yang
kau
kehendaki."

Setelah petani selesai dengan pekerjaannya, batang bambu indah
yang dulu

hanya menjadi penghias halaman rumah petani, kini telah berubah
menjadi
pipa
saluran air yang mengairi sawahnya sehingga padi dapat tumbuh
dengan
subur
dan berbuah banyak.

Pernahkah kita berpikir bahwa dengan masalah yang datang silih
berganti
tak
habis-habisnya, mungkin Allah sedang memproses kita untuk
menjadi indah
di
hadapan-Nya? Sama seperti batang bambu itu, kita sedang ditempa,
Allah
sedang membuat kita sempurna untuk di pakai menjadi penyalur
berkat. Dia

sedang membuang kesombongan dan segala sifat kita yang tak
berkenan
bagi-Nya. Tapi jangan kuatir, kita pasti kuat karena Allah tak
akan
memberikan beban yang tak mampu kita pikul. Jadi maukah kita
berserah
pada
kehendak Allah, membiarkan Dia bebas berkarya di dalam diri kita
untuk
menjadikan kita alat yang berguna bagi-Nya?

Seperti batang bambu itu, mari kita berkata, " Ini aku Allah,
perbuatlah
sesuai dengan yang Kau kehendaki."


Posted at 01:15 pm by Venesia
Make a comment  

Gadis Kecil dan ayam goreng fast food

Beberapa hari lalu, saya beli KFC di perkantoran di daerah Sudirman.

Tidak berapa lama saya order pesanan, datanglah 3 anak yg kemungkinan besar adalah para pengamen2 cilik (mohon maaf sy tidak bermaksud merendahkan) di perempatan lampu merah jalan raya perkantoran itu. Salah satu dari mereka (bias dikatakan pemimpin rombongan barangkali) menggenggam uang Rp. 20.000,-.

Saya dilayani oleh staf “the star” of the month. Sambil menunggu mereka memilih menu, seorang karyawan yang seharusnya melayani ketiga bocah itu bertanya dengan bimbang kepada “the star”, teringat dalam ingatanku dia menanyakan: “gimana nich? (sambil menunjuk ketiga bocah). Saya mau nganter kembalian dulu.” (kurang lebih seperti itu)

Tidak lama orderan saya datang dan saya bertanya kepada “the star”, “Kok gak dilayanin Mas?” Yang di jawab, “tadi orangnya mau antar kembalian dulu.” (sambil tersenyum) Dan memang tidak lama kemudian mereka dilayani oleh seorang pelayan lain.

 

Sewaktu melihat n mendengar ketiga gadis cilik itu tidak dilayani terlebih dulu, dalam hati saya berjanji, apabila ketiga bocah tersebut sampai tidak dilayani oleh hanya karna penampilan dan hanya membawa uang 20rb tentu saya akan memprotes.

 

Karena, seburuk apapun penampilan n sesedikit apapun seorang konsumen membeli produk dan jasa perusahaan (dalam hal ini restoran), konsument tetap sebagai RAJA. Kepuasan konsumen adalah hal terutama. Tidak boleh dipandang hanya dari penampilan dan banyaknya yang dibeli.

 

Timbul pertanyaan dari dalam diri saya, mereka membeli KFC karena doyan KFC (dan sejenisnya), atau karena ada sedikit kelebihan uang sehingga ingin sedikit menghibur diri dengan berbagi KFC, atau karna apa ya?

 

Kalau karena doyan apa semua anak2 kurang mampu seperti mereka (sekalilagi maaf bukan merendahkan) doyan/suka dengan ayam goreng KFC (atau sejenisnya)??

Karna teringat dalam ingatan saya, beberapa bulan lalu saya mengikuti acara social yang mengundang anak2 dari panti2 asuhan. Menu makan siangnya adalah paket nasi dari KFC. Hmm… Rata2 dari mereka tidak memakan ayamnya malah memakan perkedel dan nasi. Ada yg ayamnya dibuang. Ada yg lebih bijak menyimpannya di tas untuk dibawa pulang.

 

Dan kalau karena untuk sedikit menghibur diri, bukankah lebih baik uangnya digunakan dengan lebih bijaksana?

 

Dan untuk alasan lain, aku belum tahu.

 

 

Hmm… Tulisan ini hanya sekedar sharing apa yang ku lihat dan kupikirkan. So, Komennya jangan terlalu “keras” ya. Hehehe…

 

 

Mat pagi menjelang subuh.

 

Salam

 

 

VeNeSia


Posted at 03:43 am by Venesia
Comment (1)  

Penyuuu...

Maaf...
Ku tak bisa jadi seperti yang kau harapkan.

Maaf...
Ku tlah menyakitimu...

Maaf...
Ku tak tahu harus berbuat apa.

Maaf...
Ku tak sebaik yang kau kira

Maaf untuk semua yang ku lakukan yang telah menyakitimu.

Maaf....
Maaf...







Posted at 02:05 am by Venesia
Make a comment  

Do not underestimate of someone's job

Nice story….

POINT OF VIEW

 

Beberapa tahun yang silam,seorang pemuda terpelajar dari semarang sedang

berpergian naik pesawat ke Jakarta .

Disampingnya duduk seorang ibu yang sudah berumur.

Si Pemuda menyapa, dan tak lama mereka terlarut dalam obrolan  ringan.

 

" Ibu, ada acara apa pergi ke Jakarta ?" tanya si Pemuda.

 

"Oh... Saya mau ke Jakarta terus "connecting flight" ke Singapore

nengokin anak saya yang ke dua" jawab ibu itu.

 

" Wouw..... hebat sekali putra ibu" pemuda itu menyahut dan terdiam

sejenak.

pemuda itu merenung.

Dengan keberanian yang didasari rasa ingin tahu pemuda itu melanjutkan

pertanyaannya.

 

 

 

" Kalau saya tidak salah ,anak yang di Singapore tadi , putra yang kedua ya

bu??

Bagaimana dengan kakak-adik adik nya??"

 

Oh ya tentu " si Ibu bercerita :

             "Anak saya yang ketiga seorang dokter di Malang ,

                yang keempat Kerja di Perkebunan di Lampung,

                  yang kelima menjadi arsitek di Jakarta ,

                 yang keenam menjadi kepala cabang bank di

                                Purwokerto,

                 yang ke tujuh menjadi Dosen di Semarang.""

 

 

 

        Pemuda tadi diam, hebat ibu ini, bisa mendidik anak anaknya

           dengan sangat  baik, dari anak kedua sampai ke tujuh.

 

               " terus bagaimana dengan anak pertama ibu ??"

 

              Sambil menghela napas panjang, ibu itu menjawab,

       " anak saya yang pertama menjadi petani di Godean Jogja nak".

 

         Dia menggarap sawahnya sendiri yang tidak terlalu lebar "

 

   Pemuda itu segera menyahut, "Maaf ya Bu..... kalau ibu agak kecewa ya

   dengan anak pertama ibu, adik-adiknya berpendidikan tinggi dan sukses

               di pekerjaannya, sedang dia menjadi petani "??

 

 

                     Dengan tersenyum ibu itu menjawab,

 

                    " Ooo ...tidak tidak begitu nak....

 

   Justru saya sangat bangga dengan anak pertama saya, karena dialah yang

        membiayai sekolah semua adik-adiknya dari hasil dia bertani"

 

 

 

                              Today's lesson :

 

               Everybody in the world is a important person.

                             Open your eyes....

                               your heart....

                               your mind....

                           your point of view....

     because we can't make summary before read "the book " completely.

 

                          The wise person says...

                The more important thing is not WHO YOU ARE

 

                                    But

                          WHAT YOU HAVE BEEN DOING

 


Posted at 12:31 am by Venesia
Make a comment  

Seberapa Pintarkah Anda?

Seberapa pintarkah Anda?
D ibawah ini ada empat ( 4 ) pertanyaan. Jawablah semua tanpa banyak pikir. Cuma boleh berpikir sedetik, jawab segera. OK?

Ayo cari tahu, seberapa pintar anda...
.

Siap? GO!!! (gulung layar)
< /B>











Pertanyaan pertama:

Anda ikut berlomba. Anda menyalip orang di posisi nomor dua. Sekarang posisi anda nomor berapa?



<!--[if !supportLineBreakNe wLine]-->
<!--[endif]-->


~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~




Jawaban:
Jika anda menjawab Nomor Satu, anda SALAH BESAR! Jika anda menyalip orang nomor dua, sekarang andalah yang ada di posisi nomor dua!

Jangan ngaco lagi, ya?.
Sekarang jawab pertanyaan kedua,
tapi
jangan berpikir lebih banyak daripada ketika menjawab pertanyaan pertama tadi, OK ?

Pertanyaan Kedua:

J
ika anda menyalip orang di posisi terakhir, sekarang anda di posisi…?
(gulung layar)















<!--[if !supportLineBreakNe wLine]-->
<!--[endif]-->


~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~




Jawaban:
Jika anda menjawab anda orang kedua dari terakhir, anda SALAH LAGI…  Coba, bagaimana caranya menyalip orang TERAKHIR?


Anda sebetulnya tidak terlalu pintar, ‘ kan ?





Pertanyaan ketiga:

H
itung-hitungan yang pelik! Catatan: kerjakan di pikiran anda saja.
JANGAN gunakan kertas atau pensil atau kalkulator. Cobalah.



Ambil
1000 dan tambahkan 40 padanya. Sekarang tambahkan 1000 lagi. Sekarang tambahkan 30 . !
Tambahkan
1000 lagi< U> . Sekarang tambahkan 20. Sekarang tambahkan 1000
Sekarang tambahkan
10. Berapa totalnya?


gulung layar.....










~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~


Apakah hasilnya
5000 ?

Jawaban yang benar adalah 4100.




Kalau tidak percaya, cek dengan kalkulator!
Hari apes, ‘ kan ?
Mungkin di pertanyaan terakhir anda bisa benar...
....Mungkin.



Pertanyaan keempat:

Ayah Mary punya lima andak: 1. Nana, 2. Nene, 3. Nini,
4. Nono. Siapa nama anak kelima?








~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~

Apa anda menjawab
Nunu?
BUKAN!
Tentu saja bukan.
Anak kelima namanya
Mary. Baca lagi pertanyaannya!

Posted at 12:27 am by Venesia
Comment (1)  

TUHAN YESUS, INI OWE, A CONG...

ini dari teman sebelah..... ......... ...

sisihkan sedikit waktu....... ......... ...

TUHAN YESUS, INI OWE, A CONG...

Ini sebuah kisah nyata yang menarik dan menyentuh.

Ada seorang laki2 paruh baya, umur 50 tahunan.
Ia dipanggil A Cong (Ah Chong, ejaan Inggrisnya).
Miskin,tetapi jujur dan tekun. Kejujuran dan ketekunan itu
mendapat perhatian seorang pemilik toko material di
daerah Glodok, Pinangsia, Jaka rta .

A Cong diangkat menjadi CEO (chief exec. officer) atau
Penanggung jawab penuh toko tersebut. Usaha material
itu meraup sukses luar biasa.
Sedemikian sibuknya A Cong di toko itu melayani pembeli,
sampai ia tak sempat makan dengan teratur. Bahkan tidak jarang ia
makan sambil tetap melayani. Tetapi, di tengah
kesibukannya, setiap jam 12 siang ia menyempatkan diri
berlari ke sebuah gereja di dekat situ. Dan itu ia
lakukan tiap hari, sudah lebih dari ti! ga setengah tahun.

Sampai pada suatu hari kecurigaan seorang pastor
memuncak! Ia telah memperhatikan dan mengamati
fenomena aneh ini digerejanya. A Cong datang di pintu
gereja, hanya berdiri saja, membuat tanda salib, lalu
segera bablas pergi lagi. Ritual itu setia dilakukan A Cong,
tiap-tiap hari, itu-itu saja. Adakah udang dibalik batu??? Jangan-2...

Romo yang penasaran itu mencari kesempatan menghadang
si A Cong, dan bertanya tanpa basa-basi lagi:
"Maaf, Cek (panggilan menghormat bagi laki2 Cina)
kenapa Encek saben ari datang jam 12 begini, cuman
bediri aja di pintu, bikin tanda salib, terus cepet-2
pergi?". Kaget, si A Cong menjawab tersipu: "Hah !?...
Lomo, owe ini olang sibuk, owe punya waktu selikit,
tapi owe seneng dateng kemali."

Jelas, Romo belum puas dan terus mendesak:
"Emangnya apa yang Encek lakukan di pintu gereja gitu?"
Jawab A Cong dengan polos: "Ngga ada apa-2. Benel Owe
c! uman bilang ini doang : Tuhan Yesus, ini owe, A Cong.
Uuudah?. Gitu doangg.."
Terbengong, hanya "Oh....!" yang bisa dilontarkan sang
Romo. Dan A Cong pun bergegas kembali ke tokonya.

Pada suatu hari A Cong sakit parah. Super sibuk dan
makan sekenanya, tidak teratur. Komplikasi penyakitnya
cukup berat sehingga ia dilarikan ke rumah sakit. A
Cong bukan orang kaya, maka ia menempati kamar kelas 3,
satu kamar dihuni 8 orang pasien.

Sejak masuknya A Cong, kamar itu menjadi ceria, penuh canda tawa.
Tak terasa 3 bulan sudah A Cong dirawat. Ia pun sembuh dan
diperbolehkan pulang. Ia gembira, tentunya, tetapi teman-2
sekamarnya bersedih. Selama dirawat itu, semua sesama
pasien dihiburnya. A Cong setiap pagi menghampiri teman-2
pasiennya, satu per satu, dan menanyakan keadaan masing2.
Sayang, sekarang A Cong harus pulang dan kamar itu akan
kembali sunyi.

Akhirnya salah seorang sesama pasien mencoba bertanya:
"Eh Cek A Cong,mau nanya nih. Kenapa sih Encek begitu
gembira, dan selalu gembira, padahal penyakit Encek
' kan serius?". Acong tercenung dan menjawab: "Saben
ali jam lua welas yah?, ada olang laki lambut gondlong
dateng, megang wo punya kaki, dia bilang: A Cong, ini
Aku, Yesus. Gimana owe nggak seneng, coba..!!."

Moral of the story :    "Sisihkan waktumu, untuk bersama Tuhan,
                       walau hanya sedikit waktu... "


Posted at 12:23 am by Venesia
Comments (3)  

TERIMA KASIH TUHAN

TERIMA KASIH TUHAN


Aku bermimpi suatu hari aku pergi ke surga dan seorang malaikat
menemaniku
dan menunjukkan keadaan di surga. Kami berjalan memasuki suatu
ruang
kerja

penuh dengan para malaikat. Malaikat yang mengantarku berhenti
di depan
ruang kerja pertama dan berkata, " Ini adalah Seksi Penerimaan.
Disini,
semua permintaan yang ditujukan pada Allah diterima".
Aku melihat-lihat sekeliling tempat ini dan aku dapati tempat
ini begitu
sibuk dengan begitu banyak malaikat yang memilah-milah seluruh
permohonan
yang tertulis pada kertas dari manusia di seluruh dunia.

Kemudian aku dan malaikat-ku berjalan lagi melalui koridor yang
panjang
lalu
sampailah kami pada ruang kerja kedua.
Malaikat-ku berkata, "Ini adalah Seksi Pengepakan dan
Pengiriman. Disini
kemuliaan dan rahmat yang diminta manusia diproses dan dikirim
ke


manusia-manusia yang masih hidup yang memintanya".

Aku perhatikan lagi betapa sibuknya ruang kerja itu. Ada banyak
malaikat
yang bekerja begitu keras karena ada begitu banyaknya permohonan
yang
dimintakan dan sedang dipaketkan untuk dikirim ke bumi.

Kami melanjutkan perjalanan lagi hingga sampai pada ujung
terjauh
koridor
panjang tersebut dan berhenti pada sebuah pintu ruang kerja yang
sangat
kecil. Yang sangat mengejutkan aku, hanya ada satu malaikat yang
duduk
disana, hampir tidak melakukan apapun. "Ini adalah Seksi
Pernyataan
Terima
Kasih",


kata Malaikatku pelan. Dia tampak malu.

"Bagaimana ini? Mengapa hampir tidak ada pekerjaan disini?",
tanyaku.

"Menyedihkan" , Malaikat-ku menghela napas. " Setelah
manusia menerima rahmat yang mereka minta, sangat sedikit
manusia yang
mengirimkan pernyataan terima kasih".

"Bagaimana manusia menyatakan terima kasih atas rahmat Tuhan?",
tanyaku.

"Sederhana sekali", jawab Malaikat. "Cukup berkata, "Terima
kasih, Tuhan
".

"Lalu, rahmat apa saja yang perlu kita syukuri", tanyaku.
Malaikat-ku menjawab, "Jika engkau mempunyai makanan
di lemari es, pakaian yang menutup tubuhmu, atap di atas
kepalamu dan
tempat untuk tidur, maka engkau lebih kaya dari 75% penduduk
dunia ini.

"Jika engkau memiliki uang di bank, di dompetmu, dan uang-uang
receh,
maka
engkau berada diantara 8% kesejahteraan dunia.

"Dan jika engkau mendapatkan pesan ini di komputer mu, engkau
adalah
bagian
dari 1% di dunia yang memiliki kesempatan itu.

Juga.... "Jika engkau bangun pagi ini dengan lebih banyak
kesehatan
daripada kesakitan ... engkau lebih dirahmati daripada begitu
banyak
orang
di dunia ini yang tidak dapat bertahan hidup hingga hari ini.

"Jika engkau tidak pernah mengalami ketakutan dalam perang,
kesepian
dalam
penjara, kesengsaraan penyiksaan, atau kelaparan yang amat
sangat ....
Maka e ngkau lebih beruntung dari 700 juta orang di dunia".

"Jika engkau dapat menghadiri Gereja atau pertemuan religius
tanpa ada
ketakutan akan penyerangan, penangkapan, penyiksaan, atau
kematian ...
maka engkau lebih dirahmati daripada 3 milyar orang di dunia.

"Jika orangtuamu masih hidup dan masih berada dalam
ikatan pernikahan ...
maka engkau termasuk orang yang sangat jarang.

"Jika engkau dapat menegakkan kepala dan tersenyum,
maka engkau bukanlah
seperti orang kebanyakan, engkau unik dibandingkan
semua mereka yang berada
dalam keraguan dan keputusasaan.

"Jika engkau dapat membaca pesan ini, maka engkau
menerima rahmat ganda,
yaitu bahwa seseorang yang mengirimkan ini padamu
berpikir bahwa engkau
orang yang sangat istimewa baginya, dan bahwa,
engkau lebih dirahmati
daripada lebih dari 2 juta orang di dunia yang
bahkan tidak dapat membaca
sama sekali".


TUHAN MEMBERKATI!

Posted at 12:13 am by Venesia
Make a comment  

Previous Page Next Page