|
*Ada kekuatan di dalam kasih, dan orang yang sanggup mengasihi adalah orang yang kuat karena ia bisa mengalahkan keinginannya untuk mementingkan diri sendiri. *Ada kekuatan dalam sukacita, dan orang yang bersukacita adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah terlarut dengan tantangan dan cobaan. *Ada kekuatan di dalam damai sejahtera, dan orang yang dirinya penuh damai sejahtera adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah tergoyahkan dan tidak mudah diombang-ambingkan. *Ada kekuatan di dalam kesabaran, dan orang yang sabar adalah orang yang kuat karena ia sanggup menanggung segala sesuatu dan ia tidak pernah merasa disakiti. *Ada kekuatan di dalam kemurahan, dan orang yang murah hati adalah orang yang kuat karena ia tidak pernah menahan mulut dan tangannya untuk melakukan yang baik bagi sesamanya. *Ada kekuatan di dalam kebaikan, dan orang yang baik adalah orang yang kuat karena ia bisa selalu mampu melakukan yang baik gagi semua orang. *Ada kekuatan di dalam kesetiaan, dan orang yang setia adalah orang yang kuat karena ia bisa mengalahkan nafsu dan keinginan pribadi kengan kesetiaannya kepada Allah dan sesama. *Ada kekuatan di dalam kelemahlembutan, dan orang yang lemah lembut adalah orang yang kuat karena ia bisa menahan diri untuk tidak membalas dendam. *Ada kekuatan di dalam penguasaan diri, dan orang yang bisa menguasai diri adalah orang yang kuat karena ia bisa mengendalikan segala nafsu keduniawian. Disitulah semua letak-letak dimana kekuatan sejati berada. Dan sadarlah bahwa kita juga memiliki cukup kekuatan untuk mengatasi segala masalah kita. Dimanapun juga, seberat dan serumit apapun juga. " Tetapi buah Roh ialah : kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu." (Galatia 5 : 22-23) |
| Leave a Comment: |