Entry: Besarnya Penghargaan Sunday, July 29, 2007



BESARNYA PENGHARGAAN

Seorang penjual daging mengamati suasana sekitar tokonya. Ia
sangat
terkejut melihat seekor anjing datang ke samping tokonya. Ia
mengusir
anjing itu, tetapi anjing itu kembali lagi.
Maka, ia menghampiri anjing itu dan melihat ada suatu catatan di
mulut
anjing itu. Ia mengambil catatan itu dan membacanya, "Tolong
sediakan 12
sosis dan satu kaki domba. Uangnya ada di mulut anjing ini."
Si penjual daging melihat ke mulut anjing itu dan ternyata ada
uang
sebesar 10 dollar di sana. Segera ia mengambil uang itu,
kemudian ia
memasukkan sosis dan kaki domba ke dalam kantung plastik dan
diletakkan
kembali di mulut anjing itu. Si penjual daging sangat terkesan.
Kebetulan saat itu adalah waktu tutup tokonya, ia menutup
tokonya dan
berjalan mengikuti si anjing.
Anjing tersebut berjalan menyusuri jalan dan sampai ke tempat
penyeberangan jalan. Anjing itu meletakkan kantung plastiknya,
melompat
dan menekan tombol penyeberangan, kemudian menunggu dengan sabar
dengan
kantung plastik di mulut, sambil menunggu lampu penyeberang
berwarna
hijau. Setelah lampu menjadi hijau, ia menyeberang sementara si
penjual
daging mengikutinya.
Anjing tsb kemudian sampai ke perhentian bus, dan mulai melihat
"Papan
informasi jam perjalanan ".
Si penjual daging terkagum-kagum melihatnya. Si anjing melihat
"Papan
informasi jam perjalanan " dan kemudian duduk disalah satu
bangku yang
disediakan. Sebuah bus datang, si anjing menghampirinya dan
melihat
nomor bus dan kemudian kembali ke tempat duduknya.
Bus lain datang. Sekali lagi bus lainnya datang. Sekali lagi si
anjing
menghampiri dan melihat nomor busnya. Setelah melihat bahwa bus
tersebut
adalah bus yang benar, si anjing naik. Si penjual daging, dengan
kekagumannya mengikuti anjing itu dan naik ke bus tersebut.
Bus berjalan meninggalkan kota, menuju ke pinggiran kota. Si
anjing
Melihat pemandangan sekitar. Akhirnya ia bangun dan bergerak ke
depan
bus, ia berdiri dengan 2 kakinya dan menekan tombol agar bus
berhenti.
Kemudian ia keluar, kantung plastik masih tergantung di
mulutnya.
Anjing tersebut berjalan menyusuri jalan sambil dikuti si
penjual
daging. Si anjing berhenti pada suatu rumah, ia berjalan
menyusuri jalan
kecil dan meletakkan kantung plastik pada salah satu anak
tangga.
Kemudian, ia mundur, berlari dan membenturkan dirinya ke pintu.
Ia
mundur, dan kembali membenturkan dirinya ke pintu rumah tsb.
Tidak ada
jawaban dari dalam rumah, jadi si anjing kembali melalui jalan
kecil,
melompati tembok kecil dan berjalan sepanjang batas kebun
tersebut. Ia
menghampiri jendela dan membenturkan kepalanya beberapa kali,
berjalan
mundur, melompat balik da menunggu di pintu.
Si penjual daging melihat seorang pria tinggi besar membuka
pintu dan
mulai menyiksa anjing tersebut, menendangnya, memukulinya, serta
menyumpahinya.
Si penjual daging berlari untuk menghentikan pria tersebut, "Apa
yang
kau lakukan ..? Anjing ini adalah anjing yg jenius. Ia bisa
masuk
televisi untuk kejeniusannya. "
Pria itu menjawab, "Kau katakan anjing ini pintar ...? Dalam
minggu ini
sudah dua kali anjing bodoh ini lupa membawa kuncinya ..!"

Mungkin hal serupa pernah terjadi dalam kehidupan Anda. Sesuatu
yang
bagi Anda kurang memuaskan, mungkin adalah sesuatu yang sangat
luar
biasa bagi orang lain.
Yang membedakan hanyalah seberapa besar penghargaan kita.
Pemilik anjing
tidak menghargai kemampuan si anjing dan hanya terfokus pada
kesalahannya semata, sehingga menganggapnya anjing yang bodoh.
Sebaliknya, sang pemilik toko menganggap anjing tersebut luar
biasa
pintarnya karena mampu berbelanja sendirian.
Mungkin kita tidak pernah menyadari bahwa setiap harinya kita
menghadapi
pilihan yang sama. Kita punya dua pilihan dalam menghadapi hidup
ini,
apakah hendak mengeluh atas berbagai hal yang kurang memuaskan,
atau
bersyukur atas berbagai karunia yang telah kita terima.
Semuanya terpulang pada diri Anda sendiri.



Tuhan telah mengkaruniai Anda dengan 86.400 detik per hari.
Sudah adakah
yang Anda gunakan untuk mengucap syukur?

   0 comments

Leave a Comment:

Name


Homepage (optional)


Comments